Kadang Nonton Film adalah Jawaban Atas Suatu Hal Dalam Kehidupan

Judul postingannya ngeselin, ya? Hahaha. Tapi saya bisa jabarkan statement tersebut kok lewat tulisan ini.
Dan tapi bener deh, buat saya yang suka nonton berbagai macam tontonan—entah itu film ataupun series—kadang pertanyaan dari orang lain tentang apa pun itu lebih enak jawabnya dengan nyodorin film atau series tertentu. Contohnya kayak apa?
Contohnya nih, misal ada orang yang nanya:
emang jadi ibu rumah tangga ngurus anak di rumah doang itu sulit?
Buat saya yang profesinya bukan sebagai ibu rumah tangga, ketimbang berdebat panjang lebar tentang nyerita dan jelasin betapa sulitnya menjadi ibu rumah tangga, saya bakal lebih prefer nyaranin beliau buat nonton film Kim Ji-young: Born 1982.

Saya sudah nonton film itu dan bagus banget. Intinya, film ini diceritakan lewat sudut pandang Kim Ji-young, seorang ibu rumah tangga, tentang gimana "berdarah-darah"-nya beliau dalam menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga.
Beneran deh, nonton hampir 2 jam dijamin bakal menjawab pertanyaan tadi dengan sedetail-detailnya.
Efek ke saya setelah nonton Kim Ji-young: Born 1982? Saya jadi bisa lebih menghargai lagi peran istri sebagai ibu rumah tangga. Saya menganggap ibu rumah tangga itu sebagai sebuah full time job. Nggak ada liburnya. Dengan mengingat itu, saya bisa lebih menghargai istri saya.
Itu baru satu contoh. Butuh beberapa contoh lain? Misal ada orang yang nanya:
suka duka ngurus lansia tuh repotnya kayak gimana sih?
Saya dengan mudah bisa merekomendasikan buat nonton How To Make Millions Before Grandma Dies.

Di film itu dijelasin bukan cuma gimana struggling-nya para lansia saat memasuki fase akhir hidupnya, tapi juga memperlihatkan berbagai sudut pandang dari orang-orang terdekat mereka.
Film ini bikin kita nggak bisa seenaknya nge-judge orang-orang yang memutuskan untuk merawat orang tua sendiri, atau justru memilih memasukkan mereka ke panti jompo. Semua keputusan punya sudut pandang yang perlu kita lihat.
Contoh lain lagi? Ah, banyak banget sih kalau ditulisin. Hehe.
Bahkan saya dan tim WatchmenID sampai bikin "ruangan" khusus untuk hal ini—tempat buat nanya film atau series tertentu berdasarkan kondisi tertentu.
Kalau kalian punya akun X (dulunya Twitter), bisa klik link berikut: Rekomendasi film/series berdasarkan kondisi ataupun mood tertentu
Terus kenapa bisa seperti itu? Kenapa film bisa dianggap menjawab berbagai macam pertanyaan?
Ya mungkin karena film itu pada dasarnya memang memperlihatkan kehidupan manusia juga.
Oh ya, dan saya lupa dapet kutipan ini dari mana. Tapi intinya, kadang pertanyaan kita terhadap sesuatu itu jawabannya ada di kehidupan yang sedang dijalani oleh orang lain.