Cara Backup + Restore WhatsApp Secara Manual!
Catatan: Btw, tutorial ini saya buat menggunakan chatgpt dengan berbagai macam instruksi dan prompt yang saya tulis manual berdasarkan pengalaman nyata saya yang berkali-kali melakukan backup chat whatsapp antar device (device android).
Pengalaman seperti apa yang saya dapetin? Intinya sih sering banget error dan konflik segala macem yang ga sedikit bikin saya stress sendiri. Plus saya tau persis rasanya proses backup dan restore Whatsapp via google drive tuh sangat sangat tidak efektif, apalagi kalo file medianya gede mampuss.
Saya bikin beginian utamanya sih buat catatan saya pribadi ya kalo mau pindah whatsapp ke device lain lagi. Supaya ada step by step yang runut buat keperluan saya pribadi. Karena apa? karena saya cari di Youtube kayanya belum ada yang bikin tutorial beginian. Banyaknya (setidaknya bagi saya) bukan tutorial yang proper.
Maka dari itu saya bikin sendiri saja. Setidaknya penting buat saya, syukur kalo berguna buat orang lain.
π 0. Lakukan Proses di Malam Hari / Tengah Malam
Kenapa backup WhatsApp paling aman dilakukan malam atau tengah malam? karena:
- Aktivitas chat kecil β risiko chat baru masuk saat backup sangat minim
- Backup database tidak berubah di tengah proses
- Proses zip/unzip & copy file besar lebih stabil
- HP jarang dipakai β proses lebih cepat
1. Persiapan Sebelum Backup
1.1 Kurangi Size Media yang Akan Dibackup
Biar backup + zip + restore nggak terlalu berat:
- Buka WhatsApp β Settings β Storage & Data β Manage Storage
- Di sana:
- Hapus media berukuran besar (video panjang, dokumen besar)
- Hapus file duplikat dan file yang sudah tidak relevan
- Hapus voice notes spam atau forward yang tidak perlu
- Hapus berbagai macam hal yang "kalo dihapus gak terlalu ngefek"
Tujuan: kurangi total ukuran folder Media sehingga proses ZIP & transfer lebih cepat.
2. Matikan Sync Google Drive (Wajib)
Agar backup lokal benar-benar fresh dan tidak βnyangkutβ karena sinkronisasi Drive.
- WhatsApp β Settings β Chats β Chat backup
- Tap Back up to Google Drive β pilih βNeverβ
- Tap Manage Google Storage β pastikan tidak ada koneksi backup aktif
- Tutup WhatsApp sebentar sebelum membuat backup lokal
3. Backup Database WhatsApp (Local Backup Terbaru)
Setelah Google Drive OFF:
- WhatsApp β Settings β Chats β Chat backup β Back Up
- Tunggu sampai proses selesai
- Cek file backup di:
/Android/media/com.whatsapp/WhatsApp/Databases/
File penting:
msgstore.db.crypt14β backup terbarumsgstore-YYYY-MM-DD.1.db.crypt14β backup harian lama
Salin file terbaru ke PC / SSD / lokasi aman lainnya.
4. Backup Media WhatsApp (Disarankan Pake ZIP)
Media biasanya besar; ZIP membuat transfer lebih cepat dan andal.
4.1 Lokasi Folder Media
/Android/media/com.whatsapp/WhatsApp/Media/
Di dalamnya ada WhatsApp Images, WhatsApp Video, WhatsApp Documents, WhatsApp Voice Notes, dll.
4.2 Cara ZIP Folder Media
- Buka File Manager (ZArchiver / Solid Explorer / My Files)
- Pilih folder Media β Compress/Zip β simpan sebagai mis.
WA_Media_YYYY-MM-DD.zip - Simpan file ZIP ke PC / SSD / atau lokasi sementara
Keuntungan: transfer 1 file ZIP lebih cepat daripada copy ribuan file photo/video kecil.
Kekurangan / notes: butuh size dobel di storage hape lama atau baru untuk proses ini, karena bakal ada 2 file media yang diproses. Yang belum di-zip, dan saat nanti sudah di-zip.
5. Siapkan HP Baru
Di HP baru:
- Install WhatsApp dari Play Store, tapi jangan login dulu
- Buka file manager, buat struktur folder:
/Android/media/com.whatsapp/WhatsApp/Databases/
/Android/media/com.whatsapp/WhatsApp/Media/
Jika folder belum ada, buat manual. Tapi, biasanya udah otomatis dibikin sama WhatsApp setelah install dan buka whatsapp doang (tanpa login pun)
6. Restore Database Dulu (Prioritas)
Pindahkan database dulu supaya chat bisa langsung dipakai (isinya text doang, chatnya doang)
- Copy file
msgstore.db.crypt14ke:
/Android/media/com.whatsapp/WhatsApp/Databases/
- Pastikan permission storage OK
- Buka WhatsApp β login dengan nomor β WA akan mendeteksi backup lokal β pilih Restore
Hasil: chat dan struktur chat langsung muncul tanpa media (karena belom kita pindahin)
7. Restore Media (ZIP β Extract)
Setelah chat muncul:
- Copy file ZIP
WA_Media_YYYY-MM-DD.zipke HP baru - Extract/unzip ke:
/Android/media/com.whatsapp/WhatsApp/Media/
- Setelah extract, media akan muncul di chat WhatsApp secara bertahap. Sebaiknya pas proses ini sih biarin aja running di background, ga usah sering-sering buka chat atau folder media di WhatsApp nya dulu.
Catatan: Extract bisa dilakukan bertahap (mis. WhatsApp Images dulu, lalu WhatsApp Video) untuk menghemat ruang dan mengurangi beban.
8. Opsional: Aktifkan Kembali Google Drive Backup
Jika semua sudah terverifikasi:
- WhatsApp β Settings β Chats β Chat backup
- Aktifkan kembali Back up to Google Drive bila masih dibutuhkan
9. Verifikasi & Simpan Backup Ganda
Setelah restore selesai:
- Pastikan chat semuanya muncul
- Pastikan file media esensial tersedia (buka preview gambar/audio)
- Simpan salinan backup di minimal 2 lokasi (mis. PC + external SSD / NAS / folder terenkripsi)
10. Troubleshooting Singkat
- WA tidak mendeteksi backup: pastikan file bernama
msgstore.db.crypt14berada di/WhatsApp/Databases/dan storage permission diizinkan. - Restore berhenti saat memproses media: chat biasanya sudah pulih; biarkan media selesai di-extract.
- ZIP gagal dibuat di HP karena ruang terbatas: ZIP di PC lalu copy file ZIP ke HP baru.
- Mau backup rutin: jalankan langkah ini seminggu/bulan sesuai kebutuhan kerja/aktifitas.
Beberapa catatan dari seluruh proses
- Prioritaskan database agar WhatsApp bisa segera digunakan, meski tanpa media.
- ZIP proses transfer media untuk transfer file lebih efektif, apalagi kalo size medianya gede.
- Matikan Google Drive backup sebelum backup lokal, wajib biar ga ada bentrok sync antara local database dan online database.
- Bersihkan storage via Manage Storage untuk sedikit upaya mengurangi size folder Media.
- Jalankan di malam hari agar minim pesan masuk saat backup berjalan.
- Media bisa dipindah paralel setelah chat pulih (running di background)
Sekian tutorialnya. Semoga berguna bagi yang membaca.